Highlights (15/08/2009)

Kontan Daily - DPR Lupa Menyanyikan Indonesia Raya
Courtesy: Kontan

Kartunis muda Indonesia, Benny Rachmadi melampiaskan pendapatnya terhadap absennya lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’ pada saat Sidang Paripurna DPR kemarin. Lagu ‘Indonesia Raya’ yang semestinya dikumandangkan sebelum Presiden Republik Indonesia membacakan pidato akhirnya dinyanyikan setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengakhiri pidatonya. Itu pun setelah adanya interupsi dari anggota DPR Panda Nababan.

Dalam kartun yang dimuat di surat kabar Kontan hari ini, Benny menyindir dengan menggambar vokalis band ‘Kuburan’ menyanyikan parodi lagu ‘Lupa Lupa Ingat’. Lagu itu diplesetkan menjadi

Lupa
Lupa Lupa Lupa
Lupa nyanyi Indonesia Raya
Lupa Lupa
Ingat

Anggota DPR di kartun itu berdalih ingat tapi lupa. Mungkin anggota dewan ‘yang terhormat’ ingat lirik lagu ‘Indonesia Raya’ tapi lupa menyanyikannya. Pertanyaannya, benarkah anggota DPR semakin haus kekuasaan dan melupakan jati diri mereka? Lalu untuk apa parlemen dibentuk? Fungsi DPR adalah untuk mengaspirasikan suara rakyat dan menjadi panutan rakyat. Bukan memberikan contoh yang buruk kepada rakyat. Memang manusia sering membuat kesalahan tetapi lupa menyanyikan ‘Indonesia Raya’ adalah kesalahan yang tak termaafkan.

Masih Indonesiakah anggota dewan ‘yang terhormat’?

——

Oom Pasikom - 14-08-2009
Courtesy: Kompas

GM Sidharta masih membahas isu aksi terorisme di Indonesia dalam kartun klasik ‘Oom Pasikom’ karyanya. Entah waiternya yang tidak bisa melafalkan hruf ‘L’ atau memang aksi terorisme sudah menjadi buah bibir masyarakat Indonesia atau mungkin keduanya pesan yang ingin disampaikan oleh GM Sidharta.

Tampaknya, terorisme sudah bermasyarakat. Mampukah pemerintah mengentaskan masalah terorisme sepenuhnya? Saya percaya pemerintah bisa. Buktinya, pemerintah berhasil membasmi komunisme dari Indonesia pada tahun 1960an walaupun ada banyak teori konspirasi dipercayai sebagai penunggang pembasmian komunisme. Lalu bagaimana dengan terorisme? Apakah masih ada teori-teori konspirasi seperti komunisme?

——

Sosok - Erlina, Bertahan dengan Komik Lama
Courtesy: Kompas (klik pada gambar untuk memperbesar)

Segmen Sosok di harian Kompas hari ini mengangkat seorang tokoh wanita yang berusaha mempertahankan warisan Indonesia merdeka, komik-komik lokal. Komik-komik yang berusaha dipertahankan oleh Erlina di antaranya Si Buta dari Goa Hantu, Mahabarata, dan Ramayana. Erlina melanjutkan usaha yang ditinggalkan oleh almarhum suaminya.

Awalnya, Erlina hendak menghentikan usaha percetakan warisan suaminya karena beliau tidak mengerti dunia percetakan sama sekali. Banyaknya dukungan dari masyarakat penggemar komik-komik lokal di penjuru daerah di Jawa dan Bali membuat Erlina mengurungkan niatnya untuk menghentikan bisnis percetakannya. Bahkan salah seorang penggemar komik lokal dari Semarang menemuinya langsung.

Bagi saya, Erlina adalah seorang tokoh yang berjuang mempertahankan warisan Indonesia dari dekade 1970an yakni komik-komik lokal dengan adanya dukungan. Saya yakin jika semakin banyak dukungan diberikan kepada beliau, industri komik-komik lokal akan semakin semarak seperti pada masa-masa jayanya dulu.

Ironisnya, di saat generasi muda berusaha menunjukkan bahwa mereka setia kepada Ibu Pertiwi, toh masih banyak yang merasa asing dengan komik-komik lokal. Alasannya beragam macam mulai dari yang memandang rendah produk dalam negeri sampai ‘tidak ada yang memperkenalkan komik lokal’.

Saya sendiri adalah generasi muda. Saya memang belum pernah membaca komik lokal walaupun koleksi keluarga saya masih tertata rapi. Maklum, saya tidak kuasa untuk tidak bersin jika membaca buku atau majalah cetakan tahun 1980an dan sebelumnya. Namun jika ada edisi yang dijual Ibu Erlina (dengan kertas HVS dan sampul tebal), saya tidak akan segan membacanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s