Urat nadi pasar swalayan

P2163077

Kasir sering kali saya anggap sebagai urat nadi pasar swalayan. Kenapa? Lah, kalau bayar kan di kasir, bukan di depan etalase.

Hero adalah salah satu pasar swalayan tertua di Indonesia di samping Gelael (di Bali cuma punya satu toko, di daerah Kuta). Tapi bagaimana kiat Hero melawan gempuran peritel asal Prancis dan anak usaha department store Matahari yang berusaha menyaingi kuasa ‘Prancis’?

Apalagi pesaing Hero ada yang berubah konsep menjadi waralaba convenience store, dan Indomaret pula yang jam bukanya macam IGA di negara bagian-negara bagian pantai timur Australia.

Pasar swalayan diskon asal Jerman, ALDI, saja jam bukanya dibatasi di Australia – demi melindungi peritel lokal. Jam 7 malam hari Senin hingga Jumat kecuali Kamis (jam 9 malam) dan jam 5 sore hari Sabtu, 6 sore hari Minggu.

Menurut saya, Hero (dan Gelael) adalah shopping heritage Indonesia walaupun harganya kalah bersaing dibanding si ‘Prancis’ maupun pasar tradisional. 2 sen dari saya.

Foto diambil di Hero Jl. Teuku Umar, Denpasar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s