Geoweek – Di Mana Tiupan Angin Terkencang di Dunia?

Geoweek - Di Mana Tiupan Angin Terkencang di Dunia
Courtesy: Kompas (21/03/2010)

Berbicara tentang tiupan angin, Queensland tengah kini sedang dilanda topan Ului. Kemarin, Ului sudah menyerang kawasan Whitsunday dan kota-kota di sepanjang garis pantai Queensland tengah dilanda cuaca buruk di antaranya Townsville, Mackay, Rockhampton, dan Bundaberg. Ada kemungkinan Ului akan sampai di Queensland barat (Mt Isa).

Sementara saya di Brisbane masih baik-baik saja (maklum, Queensland ini luas sekali). Dan bagi anda yang berada di Indonesia, bersyukurlah negara kita jarang terkena cuaca buruk seperti ini (walaupun belakangan sering terjadi).

Sayangilah bumi kita tercinta! Apa kaitannya? Cuaca buruk yang belakangan terjadi secara tidak langsung ada kaitannya dengan perubahan iklim karena itu marilah kita menyelamatkan bumi agar terhindar dari perubahan iklim dan semakin banyak cuaca baik menghiasi hari-hari kita.

Advertisements

1st & 2nd October 2009 – Short Flashback

1st October 2009 which is yesterday has three important events in history and in news.

In history, it is the 60th celebration of the Chinese Communist Party (CCP) leading the country. The Kuomintang, rival of CCP, fled to Formosa (Taiwan). Gala celebration was held in Beijing yesterday.

In 2005, a second bombing in Bali took place claiming the lives of 22. A suicide bomber was hired to do the job. There were two bombs exploding, one at Jimbaran Bay and the other at Raja’s restaurant in Kuta. Nobody even care to remember the day when Bali was under attack for the second time.

Perhaps because Noordin Top is no longer around and many people think that Bali is safe. Well, Bali is still the terrorists’ main ‘destination’ to do jihad. Let’s see the memorial for the first Bali bombing on 12 October later.

In news, 7.5 Richter-scale quake rattled Padang in West Sumatra. The death toll is now over 1000. My question, when will the government learn to build a quake-proof buildings like those in Kobe, Japan? Should we wait until government officials died because of earthquake then they start working?

2nd October 2009 is today. Batik is now listed as an intangible cultural asset by UNESCO. Despite this, there are some arguments regarding who should own batik. A Kompasiana blogger wrote that Jakarta turned into ocean of batik.

The question, is batik the only fabric Indonesia has? How about ulos, songket and tenun ikat? Why aren’t they as popular as batik? Should we wait until another country claimed them then we popularise them among Indonesians? Straits Times’ Urban run an article about batik today. What they’ve got to say? Stay tuned for updates later.

Sunday Highlights, 13/09/2009

Fullscreen capture 9132009 103901 AM.bmp
Courtesy: Kompas, 13 September 2009

It’s unfortunate that Geoweek is not available in today’s edition of Kompas newspaper.

Anyway, Japan Aerospace Exploration Agency tested their aerospace jet H-IIB on Friday (11/09). The jet carried demonstration mission from H-II Transfer Vehicle (HTV). Besides Space Shuttle, HTV is the only ride designed to carry materials from and to international space station.

——

Cara Pembentukan Es Laut

Fullscreen capture 9132009 105535 AM.bmp

Fullscreen capture 9132009 105544 AM.bmp
Courtesy: Media Indonesia, 13 September 2009

Segmen ‘Eksplorasi’ pada harian Media Indonesia membahas isu perubahan temperatur di Kutub Utara selama 2000 tahun. Untuk penjelasan lebih lanjut, klik link ini.

——

Kita beralih ke strip komik harian Kompas Minggu.

Fullscreen capture 9132009 104146 AM.bmp
Courtesy: Kompas

Panji Koming mengangkat isu UU Perfilman yang kontroversial, menimbulkan perbedaan pendapat di DPR di mana satu fraksi memilih abstain dalam isu ini. Turut diangkat dalam Panji Koming hari ini adalah penggembosan KPK serta pemilihan anggota BPK yang terkesan main-main.

Fullscreen capture 9132009 104208 AM.bmp
Courtesy: Kompas

Tidak ada unsur politik sama sekali dalam Benny & Mice edisi hari ini. Masih membahas seputar puasa. Benny dan Mice bangga karena waktu Imsak di Jakarta lebih lama dibanding daerah lain. Ya terang saja, Makassar kan berada di timur. Tapi apakah mereka sadar bahwa saudara-saudari kita di Sabang justru memiliki waktu sahur yang lebih lama? Dan di Merauke, waktu berbuka yang lebih awal? Lagi-lagi kita dibawa kembali kepada kondisi sosial ekonomi masyarakat kita.

Fullscreen capture 9132009 104217 AM.bmp
Courtesy: Kompas

Timun menceritakan impian mudik yang nggak pake macet karena si bapak bisa terbang. Apatah dikata, terbang hanya dalam mimpi.

Fullscreen capture 9132009 104238 AM.bmp
Courtesy: Kompas

Lagi-lagi Sukribo bisa-bisanya bersilat lidah dengan Pak Lurah. Apakah ini terkait isu pelemahan KPK? Posisi tawar polisi, salah satu lembaga negara terkorup, pun lebih kuat dalam isu pemberantasan korupsi sekarang.

Fullscreen capture 9132009 104244 AM.bmp
Courtesy: Kompas

Saya enggan berkomentar mengenai Konpopilan karena imajinasi kita berbeda-beda. Tapi yang pasti, si monyet selalu saja berhasil mengalahkan Konpopilan.

Highlights 08/09/2009

Pesawat Nomad Jatuh
Courtesy: Media Indonesia

Lagi, pesawat militer jatuh. Pesawat Nomad jatuh di Long Bawan, Kalimantan Timur dalam penerbangan patroli rutin dari Tarakan ke Long Bawan dan kembali ke Tarakan.

Ini merupakan keempat kalinya pesawat tipe ini mengalami kecelakaan. Kejadian pertama pada tahun 1987 lalu 1988, 2007, dan 2009. Untuk spesifikasi dan detail mengenai tragedi serupa, klik gambar di atas untuk memperbesar.

——

Insiden Sungai Korea
Courtesy: Media Indonesia

On Monday, 07 September 2009, South Korea protested North Korea for disposing water to a cross-border river that caused six people to be missing, one of them is a child.

——

Pembicaraan Enam Partai
Courtesy: Media Indonesia

Masih seputar Korea Utara tapi saya malas menjelaskannya jadi klik saja gambar di atas untuk informasi lebih lanjut.

——

Perselisihan Boeing VS Airbus
Courtesy: Kontan

World Trading Organisation (WTO) thinks European Union (EU) loan for Airbus is an unfair subsidy. To certain extent, the loan is also violating terms and conditions of “outside aid”. This is the end of a long-standing dispute between US and EU on subsidy for aircraft manufacture.

——

Pengindraan Satelit Musim Tanam
Courtesy: Media Indonesia

Diagram di atas menunjukkan cara kerja pengindraan satelit untuk musim tanam. Semoga saja dapat membantu para petani.

——

Fungsi Sabuk Hijau
Courtesy: Kompas

Green belt , besides muffling tsunami, is also used to reduce global warming.

——

Hak Pengushaan Perairan Pesisir untuk Masyarakat Adat
Courtesy: Kompas

Diagram di atas membahas Hak Pengusahaan Perairan Pesisir untuk Masyarakat Adat. Jangan sampai ada kesalahpahaman terjadi.

Sunday Highlights 06/09/2009

Empat Bidang Lingkungan
Courtesy: Kompas

Geoweek – Apa Sajakah Empat Bidang Lingkungan (What Are the Four Environment Fields)

Earth is a complex of interconnected systems and processes. To understand the systems better, scientists clasified the systems into four different groups or four environmental fields.

The four environmental fields are atmosphere, hydrosphere, lithosphere and biosphere, the naming follows the Greek terms for “air”, “water”, “stone” and “living”. When they are combined, the four groups consist of all natural processes on Earth.

Atmosphere begins in the Earth’s surface and continues to the outer space. Rivers, lakes, groundwater, glaciers and ice on the Poles compiles the hydrosphere. Lithosphere consists of core, mantle and crust of the Earth. All living organisms weaves biosphere.

The four groups have their own activities as well as depend on each others, having hundreds of smaller systems and processes. For example, most of the livings on Earth found on a relatively narrow range that contains parts of each fields. The range begins 10 feet (3 metres) down from the soil surface and includes up to 100 feet (30 metres) above the soil surface, plus 600 feet (200 metres) in the waters.

Each fields will be discussed in the upcomg GeoWeek (hopefully I can upload it here).

——

Pembagian Kelompok Baduy
Courtesy: Media Indonesia

Marilah kita mengenal beragam suku bangsa yang berada di tanah air kita karena “tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta”. Jangan sampai kita terprovokasi oleh tindakan oknum tidak bertanggungjawab.

Bahasan kali ini adalah mengenai pembagian kelompok Baduy.

——

Panj Koming 090906
Panji Koming, 06 September 2009

Strip komik Panji Koming di harian Kompas minggu ini mengangkat topik pemilihan ketua umum partai politik nasional yang identik dengan warna kuning dan berlogo pohon beringin. Tentu saja, ada banyak intrik dan kejutan di dalam pemilihan ini. Serta rakyat yang terlupakan dalam tragedi gempa di Tasikmalaya.

Benny & Mice 090906
Kartun Benny & Mice, 06 September 2009

Masih membahas isu seputar puasa, lagi-lagi Mice yang bloon (atau memang sengaja di-bloon-kan) terpengaruh media. Iklan. Nampaknya Mice terpengaruh iklan h***viton, P***ri S*eat, P**mag, dan E**ra J*ss. Hasilnya, perut Mice malah jadi tidak karuan. Niatnya jadi sehat gagal. Lagian, siapa suruh ngekor semua iklan?

Timun 090906
Timun, 06 September 2009

Timun mengangkat topik dana bantuan Bank Century yang diduga digelembungkan dan bantuan kepada korban gempa Tasikmalaya secara bersamaan. Apakah ada kaitan antara kedua problema tersebut?

Sukribo 090906
Sukribo, 06 September 2009

Tiga serangkai di Sukribo sedang jalan bersama ketika menemukan peci butek, bau milik Pak Lurah. Tapi kenapa si gendut (menggunakan kaos “Djokdja”) enggan memberitahu Pak Lurah atau Bu Lurah baik melalui cara pesan singkat (SMS) atau panggilan telepon (call)? Skandal manakah yang coba diangkat Sukribo kali ini?

Konpopilan 090906
Konpopilan, 06 September 2009

Dua sahabat yang tak jarang berusaha untuk mengalahkan satu sama lain dalam hal-hal sepele kali ini membahas Facebook. Si kera tidak mau kalah memperkenalkan Facebook ala kera, Monkeybook?

Highlights 04/09/09

Lokasi Gempa yang Timbulkan Tsunami
Courtesy: Media Indonesia

Julukan Indonesia sebagai negeri yang rawan gempa nampaknya memang layak untuk disandang. Pasalnya, negara kita ini seringkali digoyang gempa yang tak jarang juga menimbulkan tsunami. Dapat kita lihat pada grafik di atas yang didapat dari harian Media Indonesia (04/09/2009), empat gempa rawan tsunami di kawasan Sumatra. Tiga di antaranya bahkan terjadi sejak zaman penjajahan Belanda dahulu. Bagaimana dengan masa sebelum penjajahan seperti era kerajaan Majapahit atau Sriwijaya? Bisa saja gempa serupa terjadi namun mengingat adanya poor record, kita tidak tahu.

Pulau Jawa hanya memiliki satu fenomena pada tahun 1994 di Banyuwangi, Jawa Timur. Bagaimana pun, grafik di atas menunjukkan bahwa kejadian tersebut berpusat di Samudera Hindia. Empat fenomena di kawasan Nusa Tenggara, satu di Nusa Tenggara Barat (Sumbawa) yang juga kejadian di era kolonial. Tiga lainnya di Nusa Tenggara Timur (diurut berdasarkan waktu kejadian, Sumba, Lomblen, dan Flores).

Kalimantan relatif aman tetapi di Sulawesi, tiga fenomena tercatat. Yang mengkhawatirkan adalah Maluku mengingat Maluku adalah wilayah kepulauan tanpa mainland, tidak seperti kawasan Indonesia lainnya. Dengan kondisi geografis seperti ini, korbannya bisa jauh lebih besar. Tentu saja, kita tidak boleh lupa bahwa kawasan Indonesia timur memiliki jumlah penduduk yang lebih sedikit. Tiga fenomena di Banda (1674, berarti ketika bangsa Eropa baru tiba di Nusantara), Seram (1965), dan Talabo (1998).

Di Papua hanya tercatat satu yakni di Biak pada tahun 1996. Ada lima fenomena yang besar kemungkinan akan berdampak pada kawasan utara Indonesia (Sulawesi, Kepulauan Sangihe Talaud). Fenomena tersebut tercatat di Sangihe, Indonesia (1856), Panay, Filipina (1948), dan Mindanao, Filipina (1897, 1918, 1994).

Fenomena tersebut bisa diantisipasi dengan kesigapan aparat dan kesiapan warga menghadapi bencana di mana pun dan kapan pun.

Rumah Tembok Aman Gempa
Courtesy: Media Indonesia

Media Indonesia mengajar kita bagaimana agar rumah kita bisa bertahan saat gempa dan tidak cepat roboh. Klik pada gambar di atas untuk memperbesar dan semoga ini berguna. Dan semoga juga gempa di Tasikmalaya, Jawa Barat dapat memberikan pelajaran bagi kita agar peristiwa ambruknya rumah bisa dicegah.

Dan saya turut berduka cita atas korban gempa di Tasikmalaya, Jawa Barat.

——

Superconducting Gravimeter
Courtesy: Kompas (klik pada gambar untuk memperbesar)

Superconducting gravimeter is a tool to measure change in weight or Earth gravity with high sensitivity, in nano Gal. It can catch signal that change Earth’s core activity to periphery activity.

SG monitors signals changing gravity wave that was caused by Earth’s core activity and its effect on surface’s gravity, until visuals of Earth’s dynamics are projected.

It can measure both small and big tremors. SG installed at”Kantor Bakosurtanal Cibinong” since September 2008 could monitor the quake that jolted Gorontalo on December 2008 as well as the Tasikmalaya quake.

——

Indeks Kemudahan Berusaha 2009 dari Bank Dunia
Courtesy: Kompas

Tidak banyak informasi yang saya dapat dari artikel berita dan juga pada grafik yang diberikan. Jadi kalau anda lebih paham, jangan ragu untuk berbagi.

——

Digitalisasi Naskah Kuno
Courtesy: Kompas

Gambar pilihan hari ini adalah foto “Digitalisasi Naskah Kuno” pada harian Kompas (04/09/2009).

——

Temuan Cadangan Minyak Raksasa
Courtesy: Kontan

The new oil fields found in Brazil could turn the country as world's main exporter of oil.

In 2007, Brazil found crude oil in the deep sea, about 7000 metres from the ocean's surface. Brazil is now explorating one oil field block that extends to about 800 km in subsalt area.

——

F-16 Fighting Falcon
Courtesy: Kontan

US Air Force senior official said that US is preparing designs of fighter jet F-16 to meet the demands of Iraqi Air Force.

France, Russia, China and some other countries agreed to fund billions of dollars to Iraq to protect its airspace after US plan to leave the country in 2011.

Kapal Selam Pertama Malaysia
Courtesy: Kontan

Masih seputar militer, Malaysia akhirnya memiliki kapal selam pertamanya yang dibuat di Perancis. Kapal selam tersebut dinamakan “Tunku Abdul Rahman” untuk menghormati Perdana Menteri pertama negeri jiran tersebut. Indonesia, sudah saatnya kita upgrade alutsista kapal selam kita. Banyak kapal selam kita sudah pensiun dan yang tersisa pun dikabarkan rusak.

——

Jakartaria 090904
Courtesy: Kompas

Strip komik Jakartaria edisi Jumat, 4 September 2009 mengangkat topik petasan. Pedagang petasan tersebut mengklaim bahwa salah satu barang dagangannya memiliki daya ledak sekuat bom ciptaan Noordin M Top. Sayangnya, seorang pria garang mengancam akan melaporkan pedagang petasan itu kepada polisi terkait petasan tersebut. Pedagang tesebut terpaksa menjual rugi barang dagangannya kepada pria tersebut sebagai biaya tutup mulut. Pelajaran apa yang kita petik dari kartun ini?

Strip komik Jakartaria kali ini dibuat oleh Thomdean.

Sunday Highlights 30/08/2009

Geoweek - Kepiting membunuh Burung
Kompas, 30 Agustus 2009

——

Rekor Pacu Darat 100 Tahun Terpecahkan
Media Indonesia, 30 Agustus 2009 (klik pada gambar untuk memperbesar)

——

Panji Koming 20090831
Kompas, 30 Agustus 2009

Mungkin pemerintah kita memang terlalu lamban dan tidak banyak bereaksi terhadap isu yang diangkat di atas. Mengapa?

Benny & Mice 20090831
Kompas, 30 Agustus 2009

Mungkin sikap Mice itu dipertunjukkan oleh sebagian dari kita. Marah terhadap Malaysia hingga akhirnya lupa kalau sedang puasa. Kalau marah-marah, apa gunanya puasa?

Timun 20090831
Kompas, 30 Agustus 2009

Saya kurang begitu mengerti duduk perkara Bank Century jadi kalau ada yang tahu, silakan beritahu.

Sukribo 20090831
Kompas, 30 Agustus 2009

Sukribo menyindir impor garam pemerintah kali ini. Pak Lurah yang memang dari sononya korup dan berlebihan kembali gigit jari. Apa Sukribo nggak puasa? Atau beda agama? Atau mungkin komik ini dibikin sebelum masa puasa?

Kopopilan 20090831
Kompas, 30 Agustus 2009

Niatnya melatih anjing supaya dapat disuruh-suruh mengambil koran. Malah jadinya anjingnya keenakan baca koran. Bisa-bisa aja.

Courtesy: Kompas, Media Indonesia